Jumat, 12 Januari 2024

Materi Informatika Kelas 7 Bab 6 Analisis Data

 

Materi Informatika Kelas 7 

Bab 6 Analisis Data

Daftar Isi

A. Mengenal Data

Sebelum kita mempelajari analisis data, penting bagi kita untuk memahami apa itu data. Secara sederhana, data adalah kumpulan informasi yang terdiri dari fakta-fakta atau angka-angka. Data ini bisa berupa hasil penelitian, studi kasus, atau data observasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

Selanjutnya, data juga memiliki satuan ukuran yang menggambarkan jenis data yang sedang kita analisis. Ada beberapa jenis satuan ukuran data, antara lain:

1. Data Kategorikal

Data kategorikal adalah data yang dibagi menjadi beberapa kategori atau kelompok. Misalnya, jenis kelamin (laki-laki atau perempuan) atau tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA). Data ini biasanya direpresentasikan dalam bentuk diagram batang atau pie chart.

2. Data Numerik

Data numerik adalah data yang terdiri dari angka-angka. Data ini lagi dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Data diskrit, yaitu data yang hanya bisa memiliki nilai tertentu. Misalnya, jumlah siswa di sebuah kelas.
  • Data kontinu, yaitu data yang bisa memiliki nilai di antara dua angka. Misalnya, tinggi badan seseorang.

B. Perkakas Pengolah Lembar Kerja

Untuk menganalisis data dengan efektif, kita perlu menggunakan beberapa perkakas pengolah lembar kerja. Berikut ini adalah beberapa perkakas yang berguna dalam pengolahan analisis data:

1. Worksheets

Worksheets adalah lembaran kerja dalam program pengolah data seperti Microsoft Excel. Di worksheets ini, kita bisa menampilkan dan mengolah data-data yang telah kita miliki. Misalnya, menghitung rata-rata nilai siswa atau membuat grafik berdasarkan data tersebut.

2. Freeze Panes

Jika kita memiliki data yang sangat banyak, Freeze Panes bisa berguna untuk mengunci baris atau kolom tertentu agar tetap terlihat pada layar. Hal ini berguna agar kita bisa melihat data dengan lebih mudah dan efisien saat melakukan analisis.

3. Cell References

Cell References adalah fitur yang memungkinkan kita untuk menghubungkan data antara satu sel dengan sel lainnya. Misalnya, jika kita ingin menjumlahkan angka pada sel A1 dan B1, kita bisa menggunakan formula =A1+B1 di sel C1.

4. Format Cells

Fitur Format Cells memungkinkan kita untuk mengubah tampilan data dalam sel. Kita bisa mengubah format angka menjadi mata uang, mengatur jumlah desimal, atau mengubah warna latar belakang sel sesuai dengan kondisi tertentu.

C. Pengolahan Data Dasar

Berikutnya, kita akan membahas pengolahan data dasar yang sering digunakan dalam analisis data:

1. Fungsi Dasar

Fungsi dasar merupakan operasi matematika sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Contohnya, kita bisa menggunakan fungsi =SUM() untuk menjumlahkan angka-angka pada beberapa sel, atau menggunakan fungsi =AVERAGE() untuk menghitung rata-rata.

2. Fungsi Statistik Dasar

Fungsi statistik dasar memungkinkan kita untuk menghitung statistik dasar dari suatu rangkaian data. Misalnya, kita bisa menggunakan fungsi =COUNT() untuk menghitung jumlah data, atau menggunakan fungsi =MAX() untuk mencari nilai maksimum.

3. Logical Function

Logical function adalah fungsi yang digunakan untuk menentukan atau mengembalikan hasil berupa benar (true) atau salah (false). Misalnya, kita bisa menggunakan fungsi =IF() untuk menguji suatu kondisi dan memberikan hasil berbeda berdasarkan kondisi tersebut.

D. Pengolahan Data Lanjutan

Selain pengolahan data dasar, kita juga perlu menguasai beberapa teknik pengolahan data lanjutan. Berikut adalah beberapa teknik yang berguna dalam analisis data:

1. Sort

Sort adalah teknik pengurutan data berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya, kita bisa mengurutkan data siswa berdasarkan nama secara alfabetis atau berdasarkan nilai secara menurun.

2. Filter

Filter adalah teknik penyaringan data berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya, kita bisa menyaring data siswa berdasarkan kelas atau jenis kelamin.

3. Data Validation

Data validation adalah teknik validasi data untuk memastikan data yang diinput sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Misalnya, kita bisa membatasi data tanggal lahir siswa hanya dari tahun 2000 hingga 2010.

4. Share and Protect

Share and protect adalah teknik untuk membagikan data kepada orang lain dan melindungi data dari pengubahan yang tidak diizinkan. Misalnya, kita bisa membagikan lembar kerja dengan teman sekelas tapi hanya memperbolehkannya mengedit beberapa bagian tertentu.

E. Kasus Analisis Data Unplugged

Terakhir, kita akan melihat beberapa kasus analisis data yang bisa dilakukan secara praktis tanpa menggunakan perangkat teknologi. Di sini, kita akan menggunakan metode analisis data tradisional seperti diagram, grafik, dan tabel.

Misalnya, kita bisa mengumpulkan data tinggi badan seluruh anggota kelas, kemudian mencari rata-rata, median, dan modus tinggi badan tersebut. Dari data ini, kita bisa mengidentifikasi pola atau karakteristik kelas dalam hal tinggi badan.

Ringkasan

Artikel ini telah membahas tentang analisis data dalam kurikulum merdeka. Kita telah mempelajari pengertian data, seperti data kategorikal dan numerik. Selain itu, kita juga telah mempelajari perkakas pengolah lembar kerja dan teknik pengolahan data dasar dan lanjutan.

Dengan menguasai analisis data, kamu akan menjadi mampu mengolah dan memahami data dengan lebih mudah. Jadi, jangan ragu untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses belajar dan penelitian. Selamat mencoba!

Kamis, 03 Agustus 2023

Pertemuan Ke 3 INFORMATIKA Kelas 8

INFORMATIKA KELAS 8

KURIKULUM MERDEKA


PERTEMUAN KE 3

BAB 2 BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Topik : Mengelola Konten Digital

Tujuan Pembelajaran (diambil dari halaman awal bab)

1.     mengenal dan mampu menggunakan CMS untuk membangun sebuah blog.

2.     menggunakan CMS untuk mengelola konten dalam bentuk teks

Hasil  Kelas 8d tgl 04/08/2023 :

1. forenjex.blogspot.com/2023/08/informatika-kelas-8d.html

2. kelompok5garuda.blogspot.com/2023/08/garuda.html

3. kelopok3bulanku123.blogspot.com/2023/08/informatika-kelas-8d.html

4. matahari234.blogspot.com/2023/08/matahari.html

5. cahaya123456789.blogspot.com/2023/08/cahaya.html

Hasil  Kelas 8a tgl 04/08/2023 :

1. ayamjantankuji.blogspot.com/2023/08/kelompok1-ayam-jantankuji.html

2. kelompok4ku.blogspot.com/2023/08/cc-kelompok-4.html

3. cacingkuji.blogspot.com/2023/08/kelompok-5-cacingkuji.html

4. kelompok2bantengmerah.blogspot.com/2023/08/kelompok-2-banteng-merah.html


                                                                                Jeneponto, 04 Agustus 2023
                                                                                Guru Mapel



                                                                                FIRMAN, S.Pd.
                                                                                085399444206

m    

Kamis, 30 Agustus 2018

MENGHITUNG USIA DENGAN FUNGSI "YEARFRACK & DATEDIF" EXCEL


FIRMAN, S.Pd
SMPN 4 BANGKALA
KEC. BANGKALA KAB. JENEPONTO

Pada rumus excel, Fungsi "YEARFRAC" menghasilkan bilangan atau angka desimal yang menunjukkan periode tahun dari selisih dua tanggal.

Sintaksis atau cara menggunakan YEARFRAC untuk menghitung umur di excel adalah sebagai berikut:


=YEARFRAC(TglLahir; TglSekarang;1)

Argumen 1 pada fungsi YEARFRAC diatas berarti bahwa perhitungan tahun didasarkan pada jumlah aktual pada setiap bulan diantara dua tanggal tersebut. Berikut contoh penerapannya untuk menghitung umur.



Selain menggunakan fungsi INT anda juga bisa menggunakan fungsi pembulatan semisal fungsi ROUNDDOWN untuk meghilangkan angka desimal yang dihasilkan oleh fungsi atau rumus YEARFRAC diatas.


Rumus-rumus excel diatas hanya menghasilkan angka tahun saja. untuk mendapatkan umur dalam satuan bulan dan hari maka gunakan cara berikutnya ini.

Pada microsoft excel Fungsi "DATEDIF" digunakan untuk menghitung jumlah hari, bulan, atau tahun di antara dua tanggal.

Perlu anda ketahui bahwa fungsi Datedif ini tidak akan kita temukan di tab formula excel. Sebab sebenarnya fungsi ini merupakan fungsi LOTUS123 dan masih cukup berguna untk digunakan terlebih untuk mencari atau menghitung umur atau usia.

Untuk mengaktifkan fungsi datedif yang tidak ada pada tab formula atau insert function pada formula bar, anda harus menulis atau mengetikkan rumus datedif ini secara manual.


CARA MENGGUNAKAN FUNGSI DATEDIF



Berikut cara menggunakan rumus DATEDIF pada excel:


DATEDIF(TglAwal;TglAkhir;satuan)


*Ingat dan catat: DATEDIF bukan DATEIF.


ARGUMENT FUNGSI DATEDIF



Fungsi DATEDIF memiliki tiga argument yakni TglAwal, TglAkhir, dan satuan:

  • TglAwal : Berisi tanggal yang menunjukkan tanggal yang lebih dahulu, atau tanggal dimulainya periode. Atau dalam kasus mencari umur kita isi dengan tanggal lahir.
  • TglAkhir : Tanggal yang menunjukkan tanggal terakhir, atau tanggal berakhirnya periode. Dalam kasus mencari usia kita isi dengan tanggal saat ini (NOW() atau TODAY()).
  • Satuan : Kita isi dengan kode informasi yang ingin kita dapatkan. Untuk argument satuan, kode yang bisa kita masukkan antara lain:
    1. "Y" : Jumlah total tahun yang sudah berlalu dalam periode.
    2. "M" : Jumlah total bulan yang sudah berlalu dalam periode.
    3. "D" : Jumlah total hari dalam periode.
    4. "MD" : Selisih antara hari dalam TglAwal dan TglAkhir. Bulan dan tahun dari tanggal diabaikan.
    5. "YM" : Selisih antara bulan dalam TglAwal dan TglAkhir. Hari dan tahun dari tanggal diabaikan
    6. "YD" : Selisih antara hari dalam TglAwal dan TglAkhir. Tahun dari tanggal diabaikan.
Perhatikan gambar berikut untuk lebih jelasnya:



CONTOH FUNGSI DATEDIF

Untuk mendapatkan umur dalam satuan tahun anda bisa menggunakan rumus datedif berikut:


=DATEDIF(TglAwal;TglAkhir;"Y")


Sedangkan untuk menghitung umur sisa bulannya gunakan rumus datedif berikut:


=DATEDIF(TglAwal;TglAkhir;"YM")


Rumus di atas tidak akan menghitung jumlah bulan yang sudah genap 1 tahun atau 12 bulan dari tanggal lahir.

Adapun untuk jumlah hari gunakan rumus datedif excel di bawah ini:


=DATEDIF(TglAwal;TglAkhir;"MD")

Sekarang perhatikan gambar berikut sebagai contoh penggunaan fungsi DATEDIF dalm menghitung umur atau usia.





  • Buatlah Tabel seperti gambar diatas
  • Isi Cell A2 dengan nama "Ahmad"
  • Isi Cell B2 dengan tanggal lahir "01/02/2000"
  • Isi Cell C2 dengan tanggal hari ini secara manual "04/04/2000" atau dengan "=TODAY()" untuk mendapatkan tanggal hari ini secara otomatis sesuai setting komputer. bisa juga dengan fungsi NOW seperti contoh sebelumnya.
  • Isi Cell D2 dengan rumus excel :
    =DATEDIF(B2;C2;"Y")
  • Isi Cell E2 dengan rumus excel :
    =DATEDIF(B2;C2;"YM")
  • Isi Cell F2 dengan rumus excel :
    =DATEDIF(B2;C2;"MD")
  • Untuk Cell G2 merupakan gabuangan dari ketiga rumus tersebut dengan tambahan operator teks. Isinya
    =DATEDIF(B2;C2;"Y")&" Tahun "&DATEDIF(B2;C2;"YM")&" Bulan "&DATEDIF(B2;C2;"MD")&" Hari"
  • Selain dengan Operator Teks "&" anda juga bisa menggabungkan fungsi-fungsi dalam rumus excel dengan fungsi Concatenate. Masukkan rumus berikut:
    =CONCATENATE(DATEDIF(B2;C2;"Y");" Tahun ";DATEDIF(B2;C2;"YM");" Bulan ";DATEDIF(B2;C2;"MD");" Hari")
  • Untuk baris yang lain menyesuaikan. Anda bisa memasukkan secara manual atau dengan autofill excel seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.



  • Selain untuk menghitung umur atau usia, fungsi DATEDIF jga bisa digunakan untuk menghitung masa kerja pegawai.


    Demikian rumus-rumus excel yang bisa saya jelaskan untuk menghitung umur atau usia seseorang dengan program Microsoft Office Excel. Jika anda bingung atau masih ada pertanyaan silahkan disampaikan dikolom komentar dibawah.

    Sabtu, 14 Juli 2018

    MATERI MOS PRAMUKA


    MATERI MOS PRAMUKA



    Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.
    "Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun).
    Sedangkan yang dimaksud "Kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.
     Sejarah Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan di tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).
    Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka:
    a.   memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani;
    b.    menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.
    -         Gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
    ·         Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    ·         Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya
    ·         Peduli terhadap dirinya pribadi
    ·         Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka
    -         Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui:
    ·         pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
    ·         belajar sambil melakukan;
    ·         kegiatan berkelompok, bekerjasama, dan berkompetisi;
    ·         kegiatan yang menarik dan menantang;
    ·         kegiatan di alam terbuka;
    ·         kehadiran orang dewasa yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan;
    ·         penghargaan berupa tanda kecakapan; dan
    ·         satuan terpisah antara putra dan putri;

    Materi MOS Cara belajar Efektif

    Materi MOS Cara belajar Efektif

    Belajar yang efektif adalah proses belajar mengajar yang berhasil guna, dan proses pembelajaran itu mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu / kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan perubahan perilaku dan dapat diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

    Dan untuk mencapai belajar yang efektif tentu saja dalam proses belajarnya harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut ini adalah tips-tips belajar yang baik dan benar :

    1. Belajar Kelompok

    Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

    2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

    Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

    3. Membuat Perencanaan Yang Baik

    Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

    4. Disiplin Dalam Belajar

    Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

    5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

    Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

    6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

    Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

    7. Hindari Belajar Berlebihan

    Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

    8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian

    Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

    9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.

    Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.

    10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.

    Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.

    11. Jangan Malu Untuk Bertanya.

    Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.

    12. Kerjakan PR

    Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

    13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan

    Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

    14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain

    Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!

    15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai

    Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

    16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi

    Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.

    17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik

    Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.

    18. Jangan Suka Mencontek Teman

    Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.

    19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh

    Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh.

    20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif

    Jikalau kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.

    21. Hindari Sikap Tidak Jujur

    Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek.

    22. Metode Imitasi

    Proses belajar bisa berjalan dengan sempurna melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di realisasikan ketika seorang meniru orang lain atau gurunya, metode ini sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga jika ia meniru berbagai perilaku,etika dan tradisi

    23. Trial and Error

    Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi.terkadang beberapa kali dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun dia juga beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akhirnya dia mampu untuk menyelesaikan permasalahan dengan benar.

    24. Conditioning

    Manusia bisa belajar dengan pengkondisian. Seseorang di katakan belajar dengan pengkondisian jika ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang beberapa kali.

    Setelah di lakukan pengulangan beberapa kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa memberikan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup masyur. Dia membunyikan lonceng (stimulus netral) pada waktu dia meletakkan sedikit makanan di mulut anjing (indrawi).biasanya, jika makanan itu di letakkan di deapn mulut anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur (respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan bunyi lonceng.

    Ketika hal ini di ulangi beberapa kali, maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan makanan pada mulut anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika ia mendengar suara lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah dialami oleh anjing. Sekarang anjing tersebut merespon bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.

    25. Metode Berpikir

    Proses belajar juga bisa berjalan sempurna dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang sering kali mampu menyelesaikan masalah hidupnya, dia akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah anak-anak kita pertanyaan yang menurut dia mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu belajar dan berpikir.

    26. Mulailah Dari yang “Kecil”

    Mulailah belajar dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak langsung down dan putus asa jika mengerjakan soal-soal sulit terlebih dahulu.

    27. Sering-seringlah “Practice

    Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.

    28. Fokus

    Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena pikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa kegiatan / hal dalam satu waktu.

    29. Mohon Bimbingan-NYA

    Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut dapat membuat kita lebih fokus ketika belajar dan dapat membuat pikiran kita lebih tenang.

    30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan

    Jika kita hanya menggunakan 1 buku sebagai bahan patokan untuk belajar. Apapun hasil yang kita dapat belum tentu maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan menggunakan Sumber dan Media yang sudah ada. Kita bisa mencarinya dengan menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tidak mau ilmu yang kita dapat hanya segitu saja karena hanya mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai pelengkap dalam belajar yang baik dan benar.



    #mariNGOPI
    Salam Literasi

    Firman Daeng Sirua

    Materi Informatika Kelas 7 Bab 6 Analisis Data

      Materi Informatika Kelas 7  Bab 6 Analisis Data Daftar Isi A. Mengenal Data 1. Data Kategorikal 2. Data Numerik B. Perkakas Pengolah Lemba...